REFLEKSI 3.1

 JURNAL REFLEKSI 3.1

Oleh SITI SAFRANI

Calon Guru Penggerak Angkatan 8

Kota Bima-NTB


11 September 2023; Pre- test paket modul menunggu saya. Lanjut Mulai dari Diri dan Eksplorasi Konsep Mandiri, ada beberapa studi kasus yang harus saya pecahkan  untuk menggali pengetahuan awal tentang Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin. 12-13 September 2023 Ekplorasi Konsep Forum Diskusi, 14-15 September 2023 memasuki Ruang Kolaborasi bersama Fasilitator dan Rekan CGP untuk melakukan diskusi dan presentasi hasil diskusi,  tanggal 18 September 2023; Saya melaksanakan tugas Demonstrasi Kontekstual dimana saya harus melakukan wawancara terhadap dua orang (minimal) Kepala Sekolah terkait pengambilan keputusan pada masalah-masalah (dilema etika atau bujukan moral) yang pernah terjadi disekolahnya masing-masing. Dan disini saya menemukan seninya mempelajari  modul ini, menggali informasi langsung dari seorang pemimpin. Tahukah mereka tentang Dilema Etika dan Bujukan Moral?  Apakah keputusan yang diambil telah melalui tahap pengujian?  Kepala Sekolah saya adalah orang sumber  pertama yang saya hubungi dan yang kedua adalah Kepala Sekolah SDN. Sengaja saya mengambil sampel yang berbeda agar lebih bervariatif. Tetapi pada hari yang telah ditentukan Kepala Sekolah kedua meminta maaf dengan alasan yang masuk akal karena beliau saat itu sedang sibuk mempersiapkan Akreditasi sekolahnya yang akan berlangsung sehari setelah waktu wawancara. Saya menjadi galau dan seharian berpikir mencari alternatif, tiba-tiba teringat senior saya (seorang guru SDN) saat mengajar didaerah pesisir yang telah diangkat menjadi Kepala Sekolah beberapa tahun yang lalu. Walaupun jarak yang harus saya tempuh sangat jauh dari pusat kota tetapi saya memutuskan untuk kesana tanpa terlebih dahulu membuat janji.  Setiba disana Alhmadulillah beliau ada ditempat,  menyambut saya dengan ramah dan akrab. Saya menceritakan program yang saya ikuti, maksud kedatangan dan tugas yang sekarang sedang saya laksanakan, beliau sangat mendukung  dan bersedia menjadi narasumber.  



                        

Saya merasa sangat bersyukur, ditengah kegalauan saya akhirnya bisa tersenyum karena  mendapatkan narasumber yang menurut saya adalah pribadi-pribadi yang sangat terbuka dan dapat diajak bekerja sama. Wawancara yang saya lakukan berjalan dalam suasana santai dan kekeluargaan diselingi dengan saling mengapresiasi pencapaian,  jauh dari kesan kaku dan menjaga jarak, sosok-sosok pemimpin yang memiliki nilai-nilai kebajikan.

Dalam mengambil keputusan pada masing-masing kasusnya, ada beberapa hal yang menjadi persamaan kedua Kepala Sekolah tersebut namun ada juga hal yang membedakannya yaitu Kepala Sekolah SDN melibatkan pihak lain yaitu Penanggung Jawab Pendidikan karena permasalahan yang terjadi menyangkut sekolah sebagai institusi sementara Kepala Sekolah TK belum membutuhkan keterlibatan pihak diluar sekolah karena menilai permasalahan tersebut masih bisa diselesaikan secara internal.

Kedua Kepala Sekolah tersebut penting untuk melakukan evaluasi secara berkala dan terus menerus untuk mengetahui efektivitas dari keputusan yang telah diambilnya. Rencana kedepan kedua Kepala Sekolah tersebut yang dapat saya simpulkan adalah: 1) Melakukan tindakan perbaikan dengan mengidentifikasi area dimana pengambilan keputusan Dilema Etika perlu di tingkatkan. 2) Membuat rencana yang spesifik untuk mengatasi kelemahan dan memperkuat kekuatan dengan melibatkan tim atau pihak yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan dimasa depan dan meningkatkan etika organisasi secara keseluruhan.

                                                        


Sebelum saya mempelajari modul ini, saya tidak memiliki pijakan yang relevan sebagai acuan atau pedoman dalam pengambilan keputusan tetapi setelah mempelajari modul ini saya memiliki pedoman untuk melakukan proses pengambilan keputusan yang berkesesuaian dengan paradigma dan prinsip pengambilan keputusan dengan melakukan pengujian kasus untuk memperoleh suatu keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan. 

Sebagai pemimpin pembelajaran, penting bagi saya untuk membedakan kasus yang terjadi dikelas sebagai dilema etika ataukah bujukan moral. Dalam pengambilan keputusan tentunya mengacu pada 9 langkah pengujian dengan didasari atas keberpihakan pada peserta didik, memiliki nilai-nilai kebajikan dan dapat di pertanggungjawabkan.   


SEKIAN DAN TERIMA KASIH

.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

REFLEKSI 2.3

REFLEKSI 1.1

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN 1.1