JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN Modul 2.1
Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensias
Oleh: Siti Safrani (CGP 8)
Tulisan kedua saya tentang Jurnal Refleksi yang kali ini membahas Pembelajaran Berdiferensiasi. Masih sama dengan Jurnal Refleksi pada modul 1.1, saya juga menggunakan model 4F sebagai dasar acuan saya dalam menulis, yaitu: Facts (Fakta), Feelings (Perasaan), Findings (Pembelajaran) and Future (Penerapan).
Pembelajaran Berdiferensiasi sebelumnya hanya saya dengar dari teman-teman komunitas guru saat mengikuti Bimtek atau Rapat Sosialisasi terkait pembelajaran. Awalnya saya berpikir bahwa pembelajaran ini terkesan ribet dan sulit diterapkan kepada peserta didik saya Ketika saya menghadapi modul ini, barulah saya paham bahwa Pembelajaran Berdiferensiasi merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang mempertimbangkan perbedaan individu antara peserta didik di dalam kelas atau usaha guru menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar murid.
Saya akan menceritakan bagaimana saya mempelajari dan memahami pembelajaran berdiferensiasi ini
1. Fakta (Fakta)
- Pada tanggal 21 Juli 2023, oleh Bapak Fasilitator kami diingatkan melalui group whatsapp untuk menjawab Tes Awal Paket Modul 2.1 tentang Praktik Pembelajaran yang Berpihak Pada Murid, tes berisi 20 soal tertera dengan batas waktu yang telah ditentukan. Masih pada tanggal yang sama, memasuki pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid melalui Pembelajaran Berdiferensiasi yang dimulai dengan pendahuluan yang berisikan video dari Instruktur Pembelajaran Berdiferensiasi, kemudian saya melakukan diskusi pemahaman materi dengan CGP lain bersama Bapak Alif Ilman Mansyur selaku Fasilitator, lalu pengembangan pembelajaran yang di Mulai Dari Diri untuk dituangkan dalam Refleksi individu dan selanjutnya melakukan pendalaman materi pembelajaran berdiferensiasi pada ruang Eksplorasi Konsep mandiri
| Dok: Refleksi Mandiri |
- Tanggal 24 Juli saya kembali melakukan diskusi materi kali ini pada ruang Eksplorasi Konsep bersama rekan CGP lainnya, dimana kami diminta untuk menulis kembali apa yang telah disimak dan dipelajari melalui tayangan video dan membaca artikel tentang Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi, Lingkungan Belajar yang Mendukung dan Peran Penilaian dalam Pembelajaran Berdiferensiasi untuk kemudian saling menanggapi satu sama lain. Tanggal 25 Juli, saya mengakhiri tahap pembelajaran Eksplorasi Konsep dengan mengunggah tugas Diagram Frayer.
- Lanjut pada tanggal 26 Juli jam 14.30 sampai selesai, saya bersama rekan-rekan CGP lain dipandu Bapak Fasilitator memasuki ruang Kolaborasi virtual untuk melakukan diskusi analisis skenario pembelajaran yang mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi bersama dengan anggota kelompok yang telah ditetapkan sesuai dengan jenjang pendidikan kami mengajar. Hasil diskusi pada hari itu kemudian kami presentasikan pada tanggal 27 Juli 2023 di waktu yang sama.
| Dok : Ruang Kolaborasi |
- Pada tanggal 28 Juli, saya memasuki sesi pembelajaran Demonstrasi Kontekstual. Disini saya diminta untuk membuat Rencana Pembelajaran yang memuat Pembelajaran Berdiferensiasi yang saya sesuaikan dengan tempat dimana saya bertugas yaitu taman Kanak-Kanak, tak hanya itu kami juga harus memberikan tanggapan terhadap tugas yang dibuat oleh rekan CGP, terakhir tanggal 29 Juli saya mengunggah tugas RPP Berdiferensiasi dalam LMS
2.Feelings (Perasaan)
Senang pastinya karena selama ini hanya sekedar mendengar adanya pembelajaran berdiferensiasi, perasaan yang muncul karena ilmu yang diperoleh menjadikan saya tahu bagaimana pembelajaran ini dapat diterapkan dikelas. Rasa senang juga memberikan motivasi bagi diri saya untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
3. Findings (Pembelajaran)
Apa itu pembelajaran Berdiferensiasi, Apa strategi yang digunakan, dll. Banyak hal yang saya dapatkan dan pelajari dari modul pembelajaran berdiferensiasi ini untuk memenuhi kebutuhan belajar individu peserta didik yang disesuaikan dengan Kesiapan belajar, Minat dan Profil belajarnya, mengidentifikasi pengetahuan awal tentang mereka dengan menggunakan berbagai asesmen terutama asesmen formatif serta mengamati perilaku peserta didik sehari-hari, meningkatkan motivasi dan partisipasi, meningkatkan kerja sama dan keterlibatan orang tua untuk menciptakan strategi dan metode pembelajaran yang lebih fokus pada pengembangan individu.
4. Future (Penerapan)
Sejatinya bertambah ilmu tentulah harus diterapkan, walaupun dalam pelaksanaanya mungkin akan mendapati kendala namun seyogyanya untuk merubah sesuatu kearah yang lebih baik bukanlah tanpa proses dan tahapan yang harus dilalui, demikian halnya saya yang mulai menerapkan pembelajaran ini dengan terlebih dahulu membuat rencana pembelajaran berdiferensiasi dan berbagi ilmu kepada rekan-rekan guru tentang pembelajaran berdiferensiasi ini agar dapat diterapkan dikelas masing-masing.
Dengan mempelajari pembelajaran berdiferensiasi ini, saya ingin memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik untuk belajar dengan cara yang sesuai dengan gaya belajar mereka sendiri, meningkatkan hasil belajar secara keseluruhan dengan menyediakan akses beragam yang kesemuanya ditentukan oleh kemampuan guru dalam menerapkan pendekatan dan pengarahan yang tepat dan jelas kepada peserta didik.
GURU BERGERAK INDONESIA MAJU
SALAM DAN BAHAGIA
Komentar